Sabtu, 05 Januari 2013

wisata kampung toga

                                                          Wisata kampung toga sumedang

Kabupaten Sumedang merupakan kota kecil yang dikelilingi bukit dan tidak terlalu jauh dari Ibukota Propinsi Jawa Barat, Bandung. Adalah sebuah potensi yang dapat dikembangkan sesuai dengan keberadaan Kabupaten Sumedang yang kaya akan keanekaragaman seni dan budaya serta alam pegunungan yang masih asri, ditunjang dengan Visi Kabupaten Sumedang menjadi daerah Agrobisnis dan Pariwisata serta Visi Pariwisata Kabupaten Sumedang mewujudkan daerah pariwisata Budaya dan pariwisata Lingkungan.

 Nama yang dipakai untuk kawasan wisata itu juga disesuaikan dengan situasi yang ada di kawasan wisata tersebut, yaitu Kawasan Wisata KAMPUNG TOGA yang berasal dari  kata KAMPUNG  Tanaman  Obat  KeluarGA atau apotik hidup, maka mulai ditanam berbagai tumbuh tumbuhan tanaman obat obatan dan berbagai pohon tanaman keras dengan ciri khas pohon Jambe, bersamaan dengan itu dibangun pula sarana dan prasarana yang dibutuhkan, penataan lahan terutama jalan utama masuk ke lokasi sepanjang 2 km, pengadaan  air sepanjang 8 km yang selain untuk kebutuhan Kampung Toga juga dapat dinikmati air bersih oleh 400 kepala keluarga di Dusun Pabuaran, Genteng, Kukulu, Cipari, Cihantap, Haur Lawang, Kubang, Desa Sukajaya serta fasilitas  listrik.

 Lokasi KAMPUNG TOGA sekitar 2 km dari pusat pemerintahan Kabupaten Sumedang, dengan ketinggian 650 DPL koordinat S 06.52.35.1, E 107.54.34.5 dengan nuansa perbukitan yang asri dan pemandangan kota Sumedang serta hamparan sawah dan sungai yang dapat dinikmati dengan wisata dirgantara yaitu Paralayang dan gantole.


Setelah sembilan tahun dikembangkan mulai tahun 1997 sampai dengan tahun 2006 kawasan wisata KAMPUNG TOGA sudah tersedia berbagai fasilitas sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk para pengunjung, bahkan uasan lahan sudah mencapai 32 Ha.
Motto yang dipakai adalah ONE STOP ADVENTURE, dengan motto tersebut para pengunjung akan menikmati kegiatan beraneka ragam, baik kegiatan di udara, darat maupun air.
Di udara menikmati olah raga dirgantara berupa PARALAYANG dan GANTOLE  baik untuk pendidikan maupun untuk rekreasi udara, telah disiapkan Trainner yang berlisensi untuk para siswa yang akan megikuti pendidikan dan Master Thundem  untuk penumpang yang sekedar menikmati indahnya panorama KAMPUNG TOGA di udara. 

 Di darat berupa rekreasi keluarga dengan menikmati suasana alam pegunungan, jalan-jalan dengan suasana pedesaan, naik sepeda gunung, untuk kegiatan Outbound  lengkap dengan segala fasilitas dan permainannya, tersedia aneka makanan dan minuman ala Parahyangan, disajikan di saung lesehan dan restoran yang bernuansa alam terbuka, diiringi musik sunda terasa menikmati alam yang sebenarnya, panorama sawah yang terbentang luas, pegunungan yang hijau dan arsitektur bangunan yang mempunyai ciri khas panggung, kayu dan batu, tertata apik diantara perbukitan. 


Di air ada kegiatan Raffting (Arung Jeram), Kolam Renang dewasa dan anak-anak dengan nuansa pegunungan serta pemancingan di danau buatan diatas bukit paling tinggi, atau sekedar mancing keluarga diatas perahu.
 














Sedangkan untuk fasilitas air yang tersedia adalah kolam renang dewasa dan anak-anak dengan nuansa pegunungan, pemancingan di danau buatan, serta arena untuk kegiatan Raffting (Arung Jeram). Bila Anda sudah merasa lelah dan lapar setelah melakukan kegiatan di Kampung Toga, singgahlah ke saung lesehan atau restoran bernuansa alam terbuka yang difasilitasi dengan iringan musik Sunda. Sambil bersantap pengunjung bisa menikmati pemandangan hamparan sawah dan pegunungan hijau.





http://bandung.panduanwisata.com/files/2011/12/kampung-toga4.jpg



Main Paralayang di Kampung Toga Sumedang



Kalau bosan tempat wisata di utara Bandung maupun selatan, serta pusat kota Bandung, tidak ada salahnya kalau Anda mengalihkan tujuan wisata ke arah Timur Bandung, atau Kab. Sumedang.
Seperti halnya kawasan utara dan selatan Bandung Raya, Sumedang juga kaya akan pariwisata. Salah satunya, Kampung Toga di Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan.
 
kawasan wisata ini memang cukup menarik............! Kampung Toga memadukan pariwisata alam dengan pemandangan indah. Ciri khas kawasan wisata ini berupa banyaknya tanaman obat (apotik hidup) yang mampu menambah wawasan Anda dan keluarga.
View tanaman obat ini pula menjadi inspirasi pengelola ketika menamakan kawasan pariwisata. Kampung Toga artinya Kampung Tanaman Obat Keluarga. Cukup unik juga bukan?
Banyak tanaman obat yang akan anda temui di kawasan ini seperti empon-empon, jambe, jahe, kumis kucing, dan lain-lain. Dalam hal ini, pengelola memang ingin menawarkan fasilitas pariwisata sekaligus pendidikan kesehatan.

Sebuah pengalaman menegangkan dan mengasyikan akan didapatkan jika Anda mencoba jenis wisata petualangan di kawasan ini yakni terbang dengan paralayang.

Untuk sekedar bersenang-senang, Anda cukup mengeluarkan uang Rp250.000 dengan ditandem profesional. Cukup murah bagi ukuran keuangan orang kota.
Akan tetapi, jika Anda ketagihan dan ingin ber-paralayang sendirian, Anda bisa mengikuti pendidikan terbang paralayang di kawasan ini dengan tarif Rp3,5 juta, hingga bisa terbang sendiri dan mendapatkan lisensi.

Seperti halnya kawasan wisata terpadu lainnya, Kampung Toga menyediakan pula fasilitas penginapan (cottage), ruang pertemuan, dan kolam renang.
Jangan buru-buru berpikiran mahal dengan tarif cottage di kawasan ini. Panitia mengakomodir hampir seluruh strata keuangan kelompok masyarakat.
Harga cottage Rp200.000—Rp2 juta per hari. Sedangkan tarif ruang pertemuan Rp1,5 juta—Rp2,5 juta.
Demikian pula dengan aneka hidangan kuliner khas sajian Kampung Toga. Anda tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam ketika ingin menikmati aneka hidangan tradisional hingga modern hingga kenyang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar